TV Online

Tunggu, baru LOADING.

Sabtu, 14 Januari 2012

Komentar Masyarakat terkait Suara Publik TVRI Kaltim



SMS masyarakat yang belum dibacakan, akan kami tayangkan dalam tvrikaltim.Blogspot.com
Berikut komentar masyarakat terkait Suara Publik Tgl 14 Januari 2012, yang mengangkat tema tentang Banjir di Kota Samarinda.

1. 08125777xxxx
    Ayo masyarakat kota Samarinda, kita usir penambang di tengah ibukota 
    Samarinda, seharusnya ditengah kota banyak gedung menjulang, ini banyak
    tanah malah didulang tambang.

2. 08533273xxxx
    Samarinda banjir, sudah hal lumrah, 1000 pakar didatangkan pun takkan
    berarti apa2 kalau masyarakat kita tidak peduli dengan lingkungan, 
    sementara pejabat tidak punya nurani, by Aba Rina Samarinda
.
3. 08134746xxxx
    Saya Mbak  Simpang Pasir korban banjir bandang, tolong tambang ditutup 
    dan tolong suara rakyat kecil ini didengar oleh anggota dprd dan pemkot 
    harus tegas kita rakyat kecil jangan selalu ditindas kok yang kaya makin
    kaya dan yang miskin parah, kasihan kami pak.

4. 08525156xxxx
    Rakyat banjir air, Pejabat banjir duit.....Alhamdulillah ya.....   

5. 08215756xxxx
    Bagaimana mau menutup tambang kalau dibelakangnya di beking oleh 
    beberapa oknum, Ormas dibelakangnya.

6. 08133235xxxx
    Untuk warga samarinda, anda harus terima karena duit yang bicara.

7. 0812582xxxx
    Mau tanya apakah banjir yang adadi Lempake tak ada solusinya, dan 
    jalannya sangat parah.

8. 08125480xxxx
    Halo Suara Publik. saya mau menanggapi masalah banjir nih, saya sangat 
    tertarik sekali.  Saya mau kasih solusi aja nih, Senaiknya diadakan 
    penanaman pohon, di daaerah-daerah samarinda dan lahan tambang
    serta pembangunan perumahan di kondisikan dengan baik dengan cara 
    seimbangkan penghijauan, untuk penyerapan air.

9. 08525019xxxx
    Di Samarinda, semua jalan berlubang.

10. 08135014xxxx
      Tambang Penyebab utama, jangan salahkan rakyat kecil.

11. 08215574xxxx
      Mohon perhatiannya di  Lok Bahu Rt 15, baru banjir akibat tambang 
      batubara.

12.  08521337xxxx
       Mulai zaman bahari, Samarinda itu banjir, tapi sampai sekarang malah 
       tambah parah.  Pemkot tidak tegas, tidak punya ahli atau seakan tutup
       mata.  Percuma datangkan ahli dari Belanda kalau Pemkot ngak punya 
       nyali.  Parit dipersempit bangunan rumah ataupun ruko-ruko, pengupasan
       lahan oleh perumahan dan pertambangan, bahkan liat hutan kotapun 
       diserbu pusat perbelanjaan, termasuk masyarakatnya yang tidak dasar 
       diri dalam membuang sampah.

13. 08781090xxxx
      Jangan heran Samarinda banjir dimana-mana apa lagi jalannya banyak 
      yang rusak.

14.  08524671xxxx
      Sesungguhnya keseriusan dari pemerintah yg sangat ditegaskan 
      mengabdilah dengan ikhlas, semoga banjir di Samarinda ini dapat perlahan
      berkurang.

15.  08134624xxxx
      Banjir tidak akan pernah di atasi ketika tambang dan batubara serta 
      pembangunan perumahan tidak ditutup dan pemerintah harus berani ambil
      tindakan, kasihan rakyat ibukota.

16.  08525019xxxx
       Pemerintah tidak akan bias mengatasi banjir atau jalan sebab semua
       jalan belubang.

17.  0819500xxxx
       Masalah Banjir yang penting parit-parit lumburnya harus segera
       diangkat, apalagi masyarakat membuang sampah ke dalam parit
       seperti parit persis di depan THE HOTEL Jl. S.Parman, paritnya penuh
       dengan sampah, rupanya sampah di hotel tersebut dibuangnya diparit.

18.  08525083xxxx
       Solusinya, penambang Batubara wajib buat sebelum dan sesudah
       amdal infrastruktur di site KP nya, rekomendasi harus balance dengan
       ob nya, itu masalah besarnya air tidak akan resapan, maka dari dua
       point itu, insyaalloh bias mengurangi dan tidak banjir lagi di kota kalau
       kurang jelas hubungi saya.

19.  08134717xxxx
        Solusi banjir, tambang ditutup drainase diperbaikidan gorong-gorong.

20.  08215627xxxx
       Pak, bak ini yang jebolluasnya masih 5 ha, sudah begini parah, masih
       ada satu lagi bendungan yang luas 13 ha, kata ini sudah retak, tinggal
       gimana cara mengatasi tanggul ini, karena kalau cuaca hujan,
       masyarakat kawatir tidak bias tidur.

21.  08525038xxxx
       Semua pihak dan lapisan masyarakat serta pendatang harus lebih
       mempunyai hati nurani untuk merasa benar2 memiliki dan
       memelihara kota samarinda.

22.  08215919xxxx
        Banjir di Loa Bakung itu akibat H.berinisial “I”, Kada mau nyumbang
       Atap awan semen aja itu, makanya paritnya buntu.

 23.  08215569xxxx
       Bisa ndak Pemerintah samarinda menangani  debu di samarinda
       Seberang ini.

24.  08539154xxxx
      Gara-gara tambang, Palaran jadi kebanjiran.

25.  08525038xxxx
      Saya kira perlu dikembangkan adanya Kota Samarinda baru.

26.  08215814xxxx
       Bagusnya pemerintah bikin halte bis khusus untuk tambang, gak
       ganggu lalulintas umum jengkel tau !!!!

27.  08575722xxxx
       Mengenai masalah banjir, itu tergantung bagaimana pemerintah
       menyikapinya dan harus ada keseimbangan alam bagaimana tidak,
       pertambangan gimana dan dampak dari pertambangan ini memang
       kedepan  cukup mengkawatirkan, jadi tolong pemerintah meninjau
       ulang dan melakukan evaluasi agar masalah in bisa diatasi.

28.  08575205xxxx
       Halo Samarinda, solusi yang sangat efektif adalah menunggu
       Pemilukada, biasanya langsung ada respon berupa janji-janji, makasih.

29.  08154224xxxx
       Diekpos aja ama TVRI ke bobrokan-kebobrokan yang terjadi di
       Samarinda, buat kemajuan Samarinda juga kok, itu kalo TVRI
       Bisa Independent, cokok hidungnya instansi-instansi yang terkait.

30.  08575305xxxx
       Perlu diadakan perubahan thdp  tatanan kota  krn dr dulu Samarinda
       selalu banjir, perlu diadakan sosialisasi thdp perusahaan tambang,
       tanah bekas tambang menjadi tanggungjawab mereka, untuk
       disuburkan kembali dan itu bisa karena ada cont tambang yg
       memanfaatkan tanah bekas tambang sebagai lahan yg subur.

31.  08781047xxxx
       Tolong itu disampaikan dengan pengurus bedah rumah, jangan yang
       mampu aja dibantu kenapa ndak semuanya, jangan pilih-pilih.


0 comments:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger